Skip to main content
Polres Nganjuk

Kolam Lama Kembali Dihidupkan, Asa Baru Ketahanan Pangan di Desa Mancon

By 5 September 2026No Comments

Lama terbengkalai, sebuah kolam lele milik warga Desa Mancon, Kecamatan Wilangan, Kabupaten Nganjuk, kembali dipersiapkan untuk dimanfaatkan. Pemiliknya yang dahulu menekuni budidaya lele konsumsi sempat vakum karena permintaan pasar mengalami penurunan, namun kini mulai melihat peluang baru untuk kembali beternak. (MInggu, 6 September 2026)

 

Hadirnya dapur SPPG di wilayah tersebut turut membuka peluang meningkatnya kebutuhan ikan lele sebagai salah satu bahan pangan. Kondisi itu membuat warga tersebut berencana menghidupkan kembali kolamnya dengan harapan usaha yang pernah dijalani dapat berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan.

 

Bhabinkamtibmas Desa Mancon Polsek Wilangan, Aiptu Wawan Sriwanto, memberikan dukungan sekaligus sejumlah saran kepada warga agar budidaya lele tersebut dikelola secara serius. “Kalau permintaan sudah mulai meningkat, ini menjadi peluang yang baik untuk dimanfaatkan. Jangan hanya satu warga, kalau bisa beberapa warga ikut bergerak sehingga hasilnya dapat memenuhi kebutuhan sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ujar Aiptu Wawan.

 

Menurut Aiptu Wawan, peran Bhabinkamtibmas tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga ikut mendorong potensi warga yang dapat mendukung program ketahanan pangan. Ia berharap kolam yang kembali diaktifkan tersebut menjadi langkah awal munculnya semangat warga lain untuk memanfaatkan lahan dan usaha yang selama ini belum produktif.

 

Pemilik kolam menyambut positif perhatian dan pendampingan yang diberikan Bhabinkamtibmas. “Dulu saya memang beternak lele konsumsi, tetapi karena permintaan turun akhirnya berhenti. Sekarang ada kebutuhan dari dapur SPPG, sehingga saya ingin mencoba lagi dan mudah-mudahan hasilnya bisa diterima pasar,” ungkapnya.

 

Langkah tersebut sejalan dengan arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., agar Bhabinkamtibmas menjadi penggerak masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. “Harapannya, dari satu kolam yang kembali hidup ini bisa menginspirasi warga lainnya untuk ikut bergerak, sehingga ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab satu orang, tetapi menjadi semangat bersama,” pungkas Aiptu Wawan. (Avs)

Leave a Reply