Skip to main content

Patianrowo, 9 Agustus 2026 – Bhabinkamtibmas Desa Pisang Polsek Patianrowo, Aiptu Gatot Widodo, melaksanakan sambang dan memberikan imbauan kamtibmas kepada para petani di wilayah binaannya. Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan petani agar mewaspadai pencurian mesin diesel yang biasa digunakan untuk menunjang aktivitas pertanian.

Imbauan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., agar Bhabinkamtibmas aktif memberikan edukasi dan mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan kamtibmas. Aiptu Gatot menyampaikan pesan tersebut saat mendapati petani sedang melakukan penyiraman pupuk pada tanaman jagung.

Petani tersebut diketahui baru saja selesai memanen jagung beberapa waktu lalu dan kini kembali menanam benih baru di lahan yang sama. Memasuki musim kemarau, tanaman jagung dinilai cocok dibudidayakan karena kebutuhan airnya relatif tidak banyak sehingga petani tetap dapat mengoptimalkan lahan pertaniannya.

Aiptu Gatot mengingatkan agar mesin diesel maupun peralatan pertanian lainnya tidak dibiarkan begitu saja di lokasi setelah selesai digunakan. “Kalau sudah selesai dipakai, sebaiknya mesin diesel diamankan dan disimpan di tempat yang aman. Jangan lupa juga saling mengawasi dengan petani lainnya agar peluang terjadinya pencurian bisa dicegah,” ujarnya.

Menurut Aiptu Gatot, kewaspadaan sederhana dapat membantu mencegah kerugian yang cukup besar bagi petani. Ia juga mengajak warga segera melapor kepada Bhabinkamtibmas atau pihak kepolisian apabila melihat orang atau aktivitas yang mencurigakan di sekitar lahan pertanian.

Petani menyambut baik imbauan tersebut dan mengaku akan lebih memperhatikan keamanan mesin diesel serta peralatan pertanian yang digunakan. “Terima kasih atas imbauannya, Pak Bhabinkamtibmas. Kami akan lebih berhati-hati dan saling mengingatkan dengan petani lainnya,” ungkapnya.

Aiptu Gatot berharap para petani tetap semangat mengolah lahan dan menjaga keamanan sarana pertanian secara bersama-sama, sehingga kegiatan bercocok tanam dapat berjalan lancar hingga masa panen berikutnya. “Ketahanan pangan bukan hanya soal hasil panen, tetapi juga bagaimana kita menjaga prosesnya agar tetap aman dan produktif,” pungkasnya sebagai bagian dari dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. (Avs)

Leave a Reply