Skip to main content

Sabtu, 5 September 2026 — Setelah SMU Muhammadiyah kedatangan Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk, antusiasme siswa terhadap materi kecerdasan buatan (AI) terus terlihat melalui aktivitas di grup media sosial. Hasil pemantauan menunjukkan para siswa masih aktif berdiskusi dan menunjukkan minat yang tinggi untuk memahami lebih jauh tentang pemanfaatan teknologi AI.

Karena pelaksanaan edukasi di sekolah hanya dapat dilakukan selama satu hari, kegiatan pembelajaran kemudian dilanjutkan melalui media sosial. Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk menyampaikan bahwa ruang komunikasi tersebut menjadi sarana bagi siswa untuk tetap bertanya dan berdiskusi setelah kegiatan tatap muka selesai.

“Kami melihat antusiasme siswa cukup tinggi, sehingga edukasi tidak harus berhenti setelah kegiatan di sekolah selesai. Tim siap merespons setiap pertanyaan maupun hal-hal yang belum dipahami siswa melalui media sosial,” ujar salah satu anggota Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk.

Salah seorang siswa SMU Muhammadiyah mengaku kegiatan tersebut membuat dirinya semakin tertarik mempelajari AI, terutama mengenai cara menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. “Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan, karena banyak hal tentang AI yang sebelumnya belum kami ketahui,” ungkapnya.

Tim ToT Paham AI Polres Nganjuk menegaskan bahwa edukasi mengenai risiko dan potensi AI sangat penting bagi generasi muda agar tidak salah dalam memanfaatkan teknologi. Dengan pemahaman yang baik, AI diharapkan dapat menjadi sarana positif untuk mendukung proses belajar, kreativitas, dan pengembangan kemampuan siswa, bukan justru disalahgunakan, sehingga generasi muda mampu mengikuti perkembangan teknologi secara cerdas dan bertanggung jawab. (Avs)

Leave a Reply