Skip to main content

Nganjuk, Warujayeng – Memasuki malam pergantian Tahun Baru 1448 Hijriah, Polsek Warujayeng menggelar patroli SOKO GURU (Sowan dan Komunikasi dengan Tokoh Perguruan) sebagai upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) tetap aman dan kondusif. Salah satu lokasi yang disambangi petugas adalah tempat latihan Perguruan Silat PSHT di Desa Jogomerto, Kecamatan Tanjunganom, pada Senin malam (15/6/2026).

Sebagaimana diketahui, pergantian Tahun Baru Hijriah yang bertepatan dengan perhitungan Kalender Jawa atau Tahun Baru Saka memasuki bulan Suro. Bulan pertama dalam penanggalan Jawa tersebut dikenal sebagai bulan yang disakralkan dan kerap diisi dengan berbagai kegiatan spiritual maupun tradisi sakral di tengah masyarakat.

Di kalangan sejumlah perguruan silat, bulan Suro juga menjadi momentum pelaksanaan berbagai kegiatan, salah satunya pengesahan warga baru. Oleh karena itu, Polsek Warujayeng mengambil langkah preventif melalui patroli SOKO GURU guna memperkuat komunikasi dan sinergi dengan para tokoh perguruan silat.

Dalam kegiatan tersebut, petugas mengajak para tokoh dan warga perguruan silat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah serta menghindari segala bentuk tindakan yang berpotensi menimbulkan gesekan, baik dengan perguruan silat lain maupun masyarakat umum. Pasalnya, setiap konflik yang terjadi tidak hanya merugikan pihak terkait, tetapi juga dapat mencoreng nama baik perguruan itu sendiri.

Kapolsek Warujayeng, Kompol H. Ahmad Junaidi, S.H., mengatakan bahwa warga yang telah disahkan sebagai anggota perguruan pada dasarnya telah dianggap dewasa dan mampu membawa diri sesuai ajaran yang telah diterima.

“Setiap warga yang disahkan tentunya sudah dewasa dan dipandang mampu membawa diri serta menerapkan ajaran perguruan dengan baik. Karena itu, sudah sepantasnya tidak melakukan hal-hal yang dapat merugikan orang lain maupun mengganggu ketertiban masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, patroli SOKO GURU merupakan salah satu langkah strategis untuk merangkul dan membangun komunikasi yang baik dengan tokoh serta warga perguruan silat. Dengan demikian, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Warujayeng.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin sinergitas yang semakin kuat antara kepolisian dan perguruan silat sehingga situasi Kamtibmas selama bulan Suro dan Tahun Baru 1448 Hijriah tetap aman, damai, dan kondusif. (humas wrj)

Leave a Reply