Nganjuk – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Malangsari, Polsek Warujayeng, Polres Nganjuk Brigpol Agung Pamuji memberikan asistensi sekaligus jaminan keamanan kepada warga yang mengembangkan budidaya ikan nila dan lele dengan sistem kolam bioflok, Jumat (13/3/2026).
Budidaya ikan dengan sistem bioflok tersebut memanfaatkan kolam terpal berbentuk bulat berdiameter sekitar 3 hingga 4 meter yang dilengkapi dengan aerasi kuat. Metode ini menggunakan bahan tambahan seperti molase dan probiotik untuk menumbuhkan bakteri heterotrof yang mampu mengubah limbah organik menjadi pakan alami bagi ikan sehingga lebih hemat air, lahan, dan biaya pakan.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K. mengatakan bahwa keterlibatan Bhabinkamtibmas dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan Polres Nganjuk terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan masyarakat.
“Polri melalui para Bhabinkamtibmas terus hadir di tengah masyarakat untuk mendampingi berbagai kegiatan produktif. Budidaya ikan nila dan lele dengan sistem bioflok ini merupakan salah satu langkah nyata yang dapat membantu meningkatkan ketersediaan pangan sekaligus memperkuat perekonomian warga,” ujar Kapolres.
Sistem bioflok dikenal sebagai metode budidaya ikan intensif yang efisien karena mampu memanfaatkan mikroorganisme untuk mengolah limbah organik menjadi sumber pakan alami, sehingga produktivitas kolam dapat meningkat dengan penggunaan air yang relatif lebih sedikit.
Kapolsek Warujayeng Kompol Ahmad Junaedi, S.H. menambahkan bahwa pihaknya melalui Bhabinkamtibmas terus memberikan pendampingan kepada masyarakat agar kegiatan budidaya yang dilakukan dapat berjalan aman dan berkelanjutan.
“Selain menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif, Bhabinkamtibmas juga kami dorong untuk hadir mendampingi masyarakat yang mengembangkan usaha produktif seperti budidaya ikan nila dan lele ini. Harapannya kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung ketahanan pangan,” ungkapnya.
Dengan adanya pendampingan dari kepolisian, masyarakat diharapkan semakin termotivasi untuk memanfaatkan lahan yang ada untuk kegiatan budidaya perikanan yang efisien sehingga mampu meningkatkan kemandirian pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk.(acha)





Hari ini : 330
Kemarin : 818
Bulan ini : 15471
Tahun ini : 91338
Total kunjungan : 657675