Nganjuk – Satreskrim Polres Nganjuk berhasil mengungkap 11 kasus dalam pelaksanaan Operasi Pekat Semeru 2026 yang digelar selama 12 hari, mulai 25 Februari hingga 8 Maret 2026. Operasi ini difokuskan untuk menciptakan situasi aman dan tertib menjelang Idulfitri 1447 H/2026 M, sebagaimana disampaikan dalam doorstop bersama media, Kamis (26/3/2026).
Operasi Pekat Semeru 2026 menyasar berbagai penyakit masyarakat seperti perjudian, prostitusi, hingga peredaran bahan peledak atau petasan ilegal yang dinilai berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat selama momentum Ramadan dan Lebaran.
Kasihumas Polres Nganjuk, AKP Fajar Kurniadi, S.Sos. menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum yang meresahkan masyarakat.
“Selama Operasi Pekat Semeru 2026, kami berhasil mengungkap 11 kasus dengan total tersangka sebanyak 16 orang. Ini merupakan bentuk keseriusan kami dalam menjaga kondusifitas wilayah, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujarnya.
Dari total pengungkapan tersebut, rincian kasus meliputi 6 kasus perjudian dengan 7 tersangka. Barang bukti yang diamankan berupa 10 unit handphone, uang tunai Rp919.000, 5 bolpoin, situs judi, 11 lembar kertas rekap tombokan, serta 2 buku catatan penombok.
Selain itu, petugas juga mengungkap 1 kasus prostitusi dengan 1 tersangka. Dalam kasus ini, diamankan barang bukti berupa 1 unit handphone dan uang tunai sebesar Rp150.000.
Sementara itu, pengungkapan kasus bahan peledak atau mercon menjadi yang paling menonjol dengan 4 kasus dan 8 tersangka. Barang bukti yang diamankan cukup besar, di antaranya 5.200 gram bubuk mercon, 2 tas ransel, 3 pipa, solasi, bahan selongsong, serbuk aluminium, belerang, hingga serbuk boster serta berbagai peralatan peracikan lainnya.
AKP Fajar menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan. Sinergi ini sangat penting demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif,” tambahnya.
Dengan capaian tersebut, Polres Nganjuk berharap situasi kamtibmas di wilayah hukumnya tetap terjaga, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman. (acha)






Hari ini : 501
Kemarin : 1465
Bulan ini : 34923
Tahun ini : 110790
Total kunjungan : 677127